Seeing Good in All

Yes., It's me. You will find a glimpse angle of my life. I am just an ordinary person who wants to be an extraordinary person with all of the weakneses. I wanna be the change that I want to see in the world.

Sunday, July 31, 2005

Mencari Air di Dalam Air


Mencari kebahagiaan. Itulah jawaban banyak sekali manusia ketika ditanya apa yang dicari melalui kegiatan bangun pagi, kerja keras, tidur amat terbatas sampai dengan membayarnya dengan hidup sakit-sakitan. Ada yang bertemu penuh rasa syukur sekali waktu saja, tetapi sebagian lebih manusia tidak pernah bertemu; terutama karena kebahagiaan berperilaku semakin dicari semakin lari. Siapa yang mencari kebahagiaan dalam barang, ia senantiasa dibawa lari keinginan yang terus menaik. Siapa yang mencarinya dalam uang, sering kebahagiaan dibawa lari oleh jumlah yang tidak pernah cukup. Siapa yang mencarinya dalam jabatan, semakin tinggi jabatannya semakin tinggi juga rasa takut kehilangan. Siapa yang mencarinya dalam keterkenalan, cepat atau lambat keterkenalan membawa onak duri. Ada duri ego, tinggi hati, harga diri sampai dengan hobi menyakiti.

Dalam peta kebahagiaan seperti ini, mungkin bisa dimaklumi kalau seorang mistikus yang bernama Kabir pernah tertawa sambil menyindir, "Aku tertawa, ikan mati kehausan di dalam air." Cubitan Kabir ini menyentak, karena implisit berarti manusia "mencari air di dalam air". Sudah hidup di dalam danau (atau mungkin samudera) yang penuh air berlimpah, tetapi masih mencari-cari air untuk diminum karena kehausan.

Kehidupan itu sendiri sebuah kebahagiaan. Bukankah lahir menjadi manusia adalah berkah yang mengagumkan, sebuah pintu pertumbuhan yang juga mengagumkan? Dalam bahasa orang sufi, dalam diri manusia, Tuhan mengalami pengalaman-pengalaman yang membahagiakan. Dan tertawa Kabir terasa semakin menyengat, terutama di waktu-waktu ketika kita manusia berkejaran, berkejaran dan berkejaran. Berkejaran dengan target; berkejaran dengan waktu; berkejaran dengan teman atau lawan; berkejaran dengan keinginan; berkejaran dengan cita-cita; ataupun berkejaran dengan umur. Seolah-olah tidak ada jeda. Sedikit sekali waktu istirahat dalam hidup. Bahkan, ketika tidur pun masih berkejaran di dalam mimpi. Maka, seorang penulis kemudian menyentak melalui judul bukunya yang berbunyi: When is Enough Enough? Kapan cukup itu terasa cukup?

Ini pun menimbulkan perasaan berkejaran kembali. Begitu pertanyaan dimulai dengan kapan, ada urgensi, ada perasaan mau berlari, ada keinginan untuk cepat-cepat sampai. Dan kembali kita meluncur ke dalam keadaan mencari air di dalam air. Dalam kegelapan seperti ini, tentu banyak yang berterima kasih ke seorang guru yang pernah memperkenalkan meditasi langit biru. Idenya teramat sederhana, mudah dicerna, tetapi teramat mendalam. Apa pun yang sifatnya datang dan pergi ketika meditasi (entah keinginan, rasa bersalah, dll.) hanyalah awan-awan gelap yang mengenal hukum datang dan pergi. Dan semua awan yang datang dan pergi ini berputar dalam siklus. Setelah jadi awan, jadi hujan, kemudian jadi air yang mengalir di sungai, sampai di laut menguap lagi jadi awan. Ada putaran ketidakabadian di sana.

Berbeda dari awan, langit biru, ya, langit biru. Ada-tidak ada awan, langit biru tetap di sana. Ada-tidak ada sinar matahari, langit biru tetap langit biru. Entah siang entah malam, kelihatan atau tidak kelihatan, langit biru tetap permanen di sana. Ada keabadian di sana. Kecelakaan dan kejar-kejaran dalam hidup yang tidak mengenal henti hanya dialami oleh manusia-manusia jenis awan. Berputar, berputar dan berputar bersama keinginan, kemauan dan cita-cita. Meditasi langit biru mengajarkan, belajarlah hanya melihat putaran-putaran awan. Singkatnya, menjadi compassionate witness. Seorang saksi yang penuh kasih sayang. Ia mirip seorang kakek yang menunggui cucunya berlari-lari di taman. Senakal apa pun sang cucu, kakek hanya tersenyum penuh pengertian.

Demikian juga dalam keseharian, ketika hidup ini dipermainkan keinginan, kekhawatiran dan ketakutan. Duduklah di kursi kakek yang penuh pengertian, lihat sang cucu (baca: keinginan dan ketakutan, suka dan duka, kematian dan kehidupan) berlari ke sana kemari. Tidak akan ke mana-mana larinya. Seperti awan gelap, hanya berputar-putar berganti bentuk. Dan masih menurut penemu meditasi langit biru, siapa saja yang rajin berlatih menjadi compassionate witness bagi setiap pengalaman keseharian pada suatu waktu akan sampai dalam kesadaran bahwa dirinya bukan awan, melainkan langit biru

Persis seperti langit biru di atas sana: tenang, damai, indah, abadi. Tidak ada yang benar, tidak ada yang salah; tidak ada baik, tidak ada buruk; tidak ada sukses, tidak ada gagal; tidak ada hidup, tidak ada mati. Semua dualitas berhenti bertentangan dan bertabrakan. Ia lebur ke dalam hening. Ini yang disebut oleh Dainin Katagiri dengan returning to silence. Ke mana saja mata memandang, yang tersisa hanya satu: keindahan! Seorang sahabat menyebut keadaan ini dengan cosmic orgasm. Semacam orgasme kosmis. Ia mirip film Life is Beautiful yang legendaris itu. Dalam suka dalam duka, dalam keadaan biasa atau di penjara, yang tersisa hanya satu: bergembira. Bahkan, ditembak mati pun hanyalah sebentuk awan yang berganti wajah. Apa pun wajah awannya kemudian, langit biru tetap langit biru. Dan Anda pun tidak perlu mencari air di dalam air.

eBooks

Pagi ini saya iseng menemukan satu link eBook : "Free Programming Resources".

Link ini benar-benar menarik untuk belajar programming dan linux mulai dari tahap pemula sampai kepada tingkat mahir.

Link yang terdapat pada web ini adalah free programming tutorials, free online programming books, free compilers, free programming tools, free source code, programming libraries, game programming resources, graphics resources and security tools.

Semoga bermanfaat bagi diri saya sendiri dan orang lain.. Amin....

Wednesday, July 27, 2005

Tips dalam Menonton Sinetron Indonesia

Tips dalam menonton sinetron Indonesia :D

1. Siapkan mental dengan baik untuk menertawai dan menghujat. Menghujat bukanlah hal yang sulit tapi bukan juga hal yang mudah.

2. Pilihlah hari yang baik untuk menghujat. Biasanya ketika mood Anda sedang jelek adalah hari terbaik untuk menghujat. Jangan khawatir pada hari itu Anda tidak menemukan sinetron untuk dihujat karena setiap saat selalu tersedia sinetron untuk dihujat.

3. Kalau perlu, kumpulkan sekutu sesama penghujat. Semakin banyak sekutu, Anda akan semakin punya bahan untuk ditulis.

4. Jauhkan pembantu, ibu-ibu dan nenek-nenek dari depan TV karena sebagian besar dari mereka pasti menghalangi upaya Anda untuk menghujat Sinetron.

5. Kuasai remote control. Bila kakak atau adik Anda terbengong-bengong melihat kelakuan Anda, bilang saja Anda melakukan ini demi kebaikan Indonesia. Bila perlu ajak mereka untuk bergabung. Buat perlombaan siapa yang paling banyak menemukan adegan aneh dalam sinetron.

6. Cari sinetron yang menarik untuk dihujat. Keyword: Punjabi.

7. Buka mata lebar-lebar pada setiap keanehan di sinetron.

8. Ciri-ciri keanehan sinetron: Ada adegan mata melotot berlama-lama, ada ibu peri, ada setan dan mengandung unsur sihir seperti cincin ajaib, manusia yang bisa mengkloning diri sendiri, dukun, dan lain-lain.

9. Siapkan ember. Anda mungkin membutuhkannya untuk menghadapi adegan yang membuat perut mual.

10. Bila mual dan ingin muntah, just hang on. Sebentar lagi Anda sampai final! Percayalah, Anda akan menemui kepuasan tersendiri setelah berhasil menghujat sinetron.

11. Jangan bawa benda keras (misalnya batu, botol kaca dll.) supaya tidak dilempar secara tidak sadar ke layar TV dan merusak TV anda.

12. kalo yang maen kayak Didi Riyadi, Marshanda.. dijamin puas deh bisa ngehujat…

13. Apapun temanya, jangan lupa bawa ensiklopedia untuk ngeliat berbagai penyimpangan istilah dan konteks… lumayan buat nambahin bahan celaan

14. Siapkan Pensil dan kertas untuk mencatat gaya, busana dan penampilan orang2x terutama anak2x sma di dalam sinetron, agar anda semua bisa bergaya dan bertingkah laku seperti mereka, dan siap2x dicela sama orang-orang.

15. Apabila mencapai klimaks, tendanglah tv anda sekuat mungkin, kemudian lemparlah ke tong sampah sambil berteriak. “Ga gaul bgt si lo!!!”

16. Juga siapin catetan buat ngebuat database para pemain yang paling sering kena hujat. Jadi ntar bisa dibikin deh ajang kontes pemilihan: Pemeran Utama dgn Hujatan Terbanyak. Kalo perlu pake polling sms juga!

Kapan ya kita bisa dengan bangga ngomong, "Aku cinta sinetron Indonesia!" ?.

Tuesday, July 26, 2005

Tangisan Seorang Wanita

Jika seorang wanita menangis dihadapanmu,
Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.

Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis,
Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.

Jika kamu membiarkannya pergi,
Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.

Selamanya….

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi.
Dia menjadi lemah.

Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu,
Dia akan menurunkan rasa egoisnya.

Lelaki,
jika seorang wanita pernah menangis karenamu,
Tolong pegang tangannya dengan pengertian.
Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu..

Lelaki,
jika seorang wanita menangis karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya…

Saat dia menangis didepanmu,
Saat dia menangis karnamu,
Lihatlah matanya….

Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?

Pikirkan….
Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan
murni, penuh rasa sayang, didepanmu dan karenamu……

Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati
atau rasa kasihan..
Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi…

Lelaki,
Pikirkanlah tentang hal itu.
Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.
Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya.

Hanya kau yang tahu jawabannya….
Pertimbangkanlah, Karena suatu hari nanti
Mungkin akan terlambat untuk menyesal,
Mungkin akan terlambat untuk
bilang ‘MAAF’!!..

Monday, July 04, 2005

Fokus Pada Kekuatan dan Siasati Kelemahan

Sepuluh tahun yang lalu, di University of Nebraska dilakukan penelitian atas 1000 mahasiswa didalam hal kecepatan membaca baik sebelum ikut pelajaran "speed learning" maupun setelah mendapatkan pelatihan tersebut. Dari seribu peserta itu, yang paling lambat 90 kata per menit sedangkan yang paling cepat 350 kata per menit. Setelah mendapatkan pelajaran "speed learning", menurut anda siapa diantara keduanya yang mendapatkan prosentasi kenaikkan kecepatan membaca?

......Semua orang bahkan para periset hebat pun akan mengatakan bahwa yang paling tinggi kenaikkan prosentase dalam hal membaca cepat adalah yang paling lemah (90 kata per menit)...kenyataannya.........

Yang awalnya membaca 90 kata per menit naik menjadi 150 kata per menit. Yang awalnya mampu membaca 350 kata per menit menjadi 2900 kata permenit !!!!!!!!!!!!!! .... Apa makna dari hasil penelitian ini??

Paradigma yang mengatakan bahwa memperbaiki kelemahan akan membuat seseorang menjadi kuat, perlu dipertimbangkan lagi, karena penelitian diatas membuktikan bahwa usaha memperbaiki kelemahan hanya akan membuat seseorang menjadi "rata rata" (mediocre) sedangkan usaha yang berfokus melatih "kekuatan" akan menjadikan seseorang berkinerja istimewa (excellence).

Dalam kehidupan kita sehari hari selama ini, baik dirumah, dikantor , dimana saja didunia ini, kita kuatir akan "kelemahan" kita, kita selalu berpikir bahwa apabila kita memiliki sesuatu berarti "kekuatan" dan kalau tidak memiliki sesuatu berarti "kelemahan" padahal belum tentu demikian, coba saja perhatikan hal berikut:

-Kalau kita tidak bisa menyanyi, apakah itu kelemahan kita?bukan, kalau kita tidak menjadi penyanyi

-Kalau kita tidak bisa melukis, apakah itu kelemahan kita?bukan,kalau kita tidak menjadi pelukis

-Kalau kita tidak bisa menghadapi orang face to face apakah itu kelemahan kita?bukan, kalau peran kita bukan untuk menghadapi orang face to face

-Kalau kita tidak bisa mengemudikan pesawat terbang, apakah itu kelemahan kita?bukan, kalau kita tidak menjadi pilot

-Kalau kita tidak teliti apakah itu kelemahan kita?bukan, kalau peran kita tidak membutuhkan ketelitian seperti safety, finance dlsb

-Kalau kita keras kepala, apakah itu kelemahan kita?bukan, kalau peran kita sebagai pengacara atau apa saja yang membutuhkan kekeraskepalaan kita

Contoh diatas jelas bahwa "setiap mahkluk dibumi tanpa kecuali , diberikan kelebihan maupun kekurangan". Kalau saja kita dapat mengembangkan kelebihan kita menjadi kekuatan dan memilih peran yang sesuai dengan kekuatan kita, maka kinerja masing masing orang akan menjadi optimum. Akan tetapi sebaliknya, apabila kita memilih peran yang salah maka kekurangan kita akan menjadi kelemahan yang berakibat pada kinerja yang buruk. Ayo, gali , temukan dan kembangkan kelebihan kita masing masing agar menjadi kekuatan dan carilah peran yang sesuai dengan kekuatan tersebut.

FOKUS PADA KEKUATAN DAN SIASATI KELEMAHAN

Ke Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin

Mulai besok tanggal 5 - 11 Juli 2005 saya akan berada di provinsi Sumatera Selatan. Kerjaan kesana adalah untuk membantu PT. Kilang Muba di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dengan rincian tugas sebagai berikut:
  1. Melaksanakan distilasi minyak bumi.
  2. Membawa sample minyak bumi dan BBM dari Kabupaten Musi Banyuasin ke Bandung.
  3. Melakukan survai pasar BBM bersama petugas lapangan PT. Kilang Muba dan Dinas terkait di Kabupaten Musi Banyuasin.
Selama kepergian seminggu ini, saya akan off dalam mengisi blog ini. Mungkin setelah kembali ke Bandung saya akan mengisi Blog ini lagi dan menceritakan pengalaman menarik yang saya alami selama disana.